Menemukan kembali semangat menulis

Standar

Menulis adalah tentang mengungkapkan perasaan dalam hati, mengubahnya menjadi tulisan dengan pilihan diksi yang tepat agar perasaan tersebut terdeskripsikan senyata mungkin. Kita mungkin tidak menyadari apa yang menjadi halangan bagi kita untuk tidak menulis, apakah hal kebiasaan, apakah soal waktu, apakah hari-hari kita tidak menarik ataupun susah memilih kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan.

Begitu juga dengan saya, banyak hal yang hendak saya tulis. Akan tetapi selalu saja ada alasan untuk menunda menuangkannya dalam rangkaian paragraf. Bisa jadi karena memang hal tersebut konsumsi pribadi ataupun digelar di depan umum pun gak akan laku karena blog sepi pengunjung. Tapi sungguh bukan karena itu saya tidak menulis.

Kaos DinamikaAkhir-akhir ini saya disibukkan dengan proyek pengadaan kaos untuk kegiatan kampus yang sangat besar (total kaos yang dibuat 2200 pcs). Waktu banyak terbuang di jalan, padatnya aktivitas membuat saya harus menaiki sepeda motor kesayangan menyusuri jalan-jalan antara bintaro utan kayu. Dan hal ini diperparah dengan kepindahan tempat belajar (kampus) ke daerah purnawarman. Sehingga mengakibatkan perjalanan semakin panjang. Akan tetapi itulah amanah, tanggung jawab bahasa lainnya.

Terus terang saja, beraktivitas layaknya enterpreneur, membuat desain visual, dan mengelola kegiatan adalah hobi saya. Seperti tulisan dalam blog Pandji Pragiwaksono yang terbaru, mempunyai hobi sebagai pekerjaan tetap adalah suatu kenikmatan. Walau saya lakukan tidak sejauh itu, sensasi kenikmatan itu terasa. Bukan dari keuntungan yang dihasilkan (yang ternyata jauh dari yang diharapkan, alias hampir2 merugi) akan tetapi pembuktian kepada diri sendiri dan khalayak yang lebih membuat hati bangga.

Kesibukan semacam ini yang membuat hobi lainnya terabaikan dengan suksesnya. Oleh karena itu tulisan kali ini menjadi titik tolak (yang kesekian kalinya) untuk berkarya lebih baik lagi. Bukan karena ingin diapresiasi, akan tetapi lebih kepada pembuktian diri bahwa saya masih bisa! Ayo ngeblog lagi!!

Iklan

Derby Della Madonnina (bagian satu)

Standar

milaninter-reuters2851Derby dalam sepakbola dapat diartikan sebagai pertemuan antara dua klub yang berasal dari daerah yang sama. jadi bukannya penyanyi remaja yang temennya sherina ituh. Sedang de la madonina adalah bahasa italia yang kurang lebih berarti madonna kecil atau little madonna, dilambangkan oleh sebuah patung virgin mary yang terdapat di jantung kota Milan.

 

Jadi jika dirangkai kurang lebih berarti pertemuan antara dua klub sepakbola sekota di Milan yang memperebutkan prestise yang terbaik di Milan. Nah julukan ini disematkan pada pertemuan antara Inter Milan dan AC Milan, yang sejak tahun 1908 hanya absen selama 2 tahun karena Milan terdegradasi ke Serie B.

Selama Serie A berlangsung derby antara dua klub ini terselenggara 171 kali dengan 61 kali dimenangkan Internazionale, 58 kali dimenangkan AC Milan dan 52 sisanya adalah draw, untuk lebih lengkapnya baca disini.

Nah di Indonesia laga ini dapat disaksikan nanti malam sekitar pukul 2 malam WIB. Jadi bagi anda yang berniat untuk menonton jangan lupa pasang wekernya. Saya sendiri berniat untuk nonton juga nanti malam, semoga tidak kebablas tidur sampai pagi.

Reportase akan saya ulas di tulisan bagian selanjutnya. Selamat Menonton.

hiatus dan tips untuk tidur

Standar

Senang rasanya mendapati ada orang yang merindukan kita, senang rasanya disambut dengan senyum manis dan keceriaan di kala kita hadir kembali. Seperti sambutan istri dan anak ketika ayahnya kembali dari perjalanan jauh. Begitu juga yang saya rasakan dalam hiatus blog hampir sebulan ini. Mungkin karena pekerjaan yang terlalu banyak membebani sehingga meluangkan waktu lima sampai sepuluh menit untuk menulis sesuatu yang dapat ditayangkan di blog saja susah sekali. Dalam satu bulan ini jika ada waktu kosong lebih banyak saya gunakan untuk istirahat atau berkumpul dengan keluarga. Akan tetapi mengakhiri hiatus ini saya harapkan berbuah baik untuk meramaikan blog ini.. hehehe

Tubuh lelah paling banyak didominasi oleh pikiran, banyaknya beban pikiran membuat badan serasa lemas. Jika sudah begitu biasanya yang sangat kita inginkan adalah istirahat. Bagi saya pribadi istirahat terbaik adalah tidur. Saya tidak membutuhkan waktu banyak untuk tidur, cukup 4-5 jam sehari sudah membuat badan segar. Dengan syarat tidurnya juga harus optimal. Akan tetapi merupakan tidur optimal akan menjadi pekerjaan yang sungguh sulit untuk dilakukan jika perasaan kita tidak tenang. Terkadang pada tahap yang sudah akut hal ini dapat menyebabkan terjadinya insomnia atau gangguan susah tidur.

Saya terkenal dengan mampu tidur dimanapun dan tanpa terganggu. Jadi jika ada kebakaran pun saya jarang sekali bisa bangun disela2 tidur. hehehe. Akan tetapi hal ini juga membuat tidur saya optimal dan segar setelah bangun.

Jika anda mengalami susah tidur, tenangkan diri anda tarik nafas panjang dan lepaskan serta merta. Dengan terfokus pada pikiran dengan terhembusnya nafas kita maka berkurang pula beban kita. lakukan hal tersebut dengan berulang ulang sehingga badan menjadi relaks. Untuk kemudian rebahkan diri anda pada kasur yang empuk dan buat diri anda nyaman. Jika anda ingin segera tidur maka pikiran anda jangan terfokus pada keinginan anda untuk segera tidur karena hal tersebut akan membuat adrenalin anda meningkat dan anda akan lebih susah lagi untuk tidur. jika anda tidak dapat mengosongkan pikiran maka berpikir saja yang ringan-ringan seperti isi blog saya ini hehehe. InsyaAllah tak lama kemudian anda bisa tertidur. selamat mencoba.

1 Gol di Friendly Match

Standar

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun BPKP, perwakilan BPKP Sultra mengadakan pertandingan eksebisi antara PS BPKP SULTRA melawan PS Kendari Express. PS BPKP SULTRA yang berjuluk “SATRIA BIRU” yang turun dengan formasi 4-4-2 langsung menekan diawal pertandingan. Serangan bergelombang datang silih berganti dari sayap kiri dan kanan didukung dengan aliran bola dari sisi tengah. Melalui sebuah kerjasama satu dua yang indah dengan playmaker PS BPKP Taufik Hidayat, pada menit ke-20 striker PS BPKP SULTRA, Widagdo berhasil merobek gawang PS Kendari Ekspress. Dengan penyelesaian yang tenang, tendangan kaki kiri Widagdo berhasil mengecoh kiper PS Kendari Ekspress. Skor berubah menjadi 1 – 0 untuk “SATRIA BIRU”. Skor 1 -0 tersebut bertahan hingga babak 1 usai.

Pada babak 2, PS BPKP SULTRA mengendurkan serangannya sehingga tekanan berbalik dengan PS KENDARI EKSPRESS menguasai pertandingan. Pada babak 2 ini ketangguhan libero dan kiper “SATRIA BIRU” benar-benar diuji. Berawal dari sebuah skema serangan dari sayap kanan, second striker PS KENDARI EKSPRESS berhasil mencetak gol dan merubah skor menjadi imbang 1 -1. Pada babak 2 ini sebenarnya beberapa peluang emas diciptakan oleh kedua striker “SATRIA BIRU”, sayang penyelesaian akhir yang terburu-buru dan ketangguhan kiper PS KENDARI EKSPRESS menggagalkan peluang emas itu menjadi gol.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit berakhirnya pertandingan dibunyikan. Hasil yang cukup memuaskan kedua belah pihak yang telah berusaha dengan maksimal.

16th Scudetto, Juara Sejati

Standar

pesta kemenangan di milan
Setelah hampir satu bulan berlalu baru sekarang saya bisa menulis tentang Internazionale Milano Footbal Club tim kesayangan saya yang berhasil menisbatkan dirinya sebagai juara sejati yaitu campione d’ italy atau bahasa italynya scudetto.
Setelah penantian selama 3 minggu barulah pada minggu terakhir ini inter berhasil menyematkan cincin scudetto ke 16 dan memperpendek jaraknya dengan saudara tuanya AC Milan menjadi selisih 1 gelar saja.
Dua gelar scudetto yang diraih secara beruntun kemarin memang menyisakan ganjalan dan pertanyaan di hati para penggemar bola khusunya liga itali semua. Setelah hembusan badai calciopoli yang menerpa sebagian besar tim di italia dan mengakibatkan dicopotnya dua gelar juventus yang mana ditengarai dihasilkan dari kecurangan. Internazionale mendapatkan satu gelar scudetto yaitu pada tahun 2005-2006 karena Juventus dan AC Milan telah didiskualifikasi dari liga. Menyusul gelar 2006-2007 yang didapatkan dengan relatif mudah karena Juventus mendapat hukuman turun ke serie b, sedang Milan mendapatkan pengurangan poin yang belakangan terus berkurang karena banding.
Akan tetapi musim ini juventus telah kembali ke serie a sedang milan juga tidak mendapat pengurangan poin. Bisa dibilang musim ini adalah pembuktian bagi internazionale untuk membuktikan dirinya adalah juara sejati.
Dengan selisih 6 poin dengan pesaingnya AS Roma seharusnya sejak musin 2007-2008 menyisakan 3 pertandingan sudah dapat dipastikan scudetto teraih. Namun karena 2 pertandingan terakhir hanya berbuah 1 kali kalah dan 1 kali seri maka scudetto harus ditentukan di pertandingan terakhir. Karena selisih poin dengan roma berkurang menjadi 1 poin. Akan tetapi akhirnya juara sejati tetap ada dalam pangkuan inter milan setelah pada pertandingan terakhir menaklukan parma yang pada saat itu butuh kemenangan untuk mencegahnya turun ke seri b. Akhirnya bekal keunggulan 3 poin dari AS Roma yang pada saat yang bersamaan hanya dapat bermain imbang.
Selamat untuk internazionale milano, kalian telah membuktikan diri sebagai juara sejati!

Fenomena Es Kelapa Muda

Standar

kelapa mudaAkhir-akhir ini di kota tempat saya tinggal, Kendari, jangan tanya itu dimana. Kalo gak tau liat peta ajah! Banyak menjamur pedagang es kelapa muda. Euforia ini dimulai dari romadhon kemarin, karena setiap menunggu berbuka atau istilah kerennya ngabuburit banyak ditemui pedagang minuman maupun makanan berbuka puasa/takjil. Banyak diantara pedagang tersebut yang menawarkan es kelapa muda sebagai sajian utamanya. Hal itu dikarenakan Kendari adalah kota pantai dan banyak sekali ditemui pohon kelapa dipinggir pantai.

Tapi sekarang ini benar-benar tidak lazim, entah karena permintaan masih tinggi atau penawaran kelapa muda yang masih banyak menghasilkan industri kaki lima ini bertumbuh dengan pesat. Dan herannya ada inovasi baru, setidaknya di Kendari, berjualan es kelapa muda dengan menggunakan mobil van. Dan yang lebih hebat lagi, ketika diwawancarai salah satu media cetak terbitan lokal, dia menyatakan akan membuka setidaknya 30 unit lagi di daerah Kendari dan sekitarnya.

Begitu doyannya kah masyarakat kendari dengan es kelapa muda, ataukah hanya spekulasi dari pedagang kaki lima tersebut. Tapi yang jelas salah satu yang menyenangkan hati saya adalah setidaknya ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan dapat mengurangi tingkat pengangguran ataupun kemiskinan jika berhasil. Tetapi yang membuat saya gusar, diantara banyaknya pedagang itu banyak kualitas dan kebersihannya kurang terjaga. Ternyata bukan saya saja yang gusar, tapi walikota juga sependapat dengan saya! Pedagang kakilima yang nomaden secara keseluruhan dapat mengganggu usaha pemkot Kendari untuk mencapai piala Adipura, ini menurut beliau. Jadi Walikota getol menyuruh satpol pp untuk menertibkan mereka.

Diantara banyaknya pedagang es kelapa muda di kendari, yang saya rekomendasikan hanya satu yaitu es kelapa muda RRI. Hanya dengan 3000 rupiah kita dapat menikmati es kelapa muda plus royal jelly dan susu serta ada tambahan yang menurut saya merupakan inovasi yang sungguh brilian. Yaitu dengan menambahkan sedikit perasan jeruk nipis pada minuman tersebut. Dan rasanya… Wuiih, seger banget, asli! Apalagi kalo diminum setelah pulang ngantor ataupun istirahat makan siang. Pedagang di gerobak itu mulai menggelar dagangannya sejak pukul 09:00 sampai 17:00, karena setahu saya kalo saya pulang kantornya telat (diatas jam 5) udah gak kebagian.

Sayangnya untuk beberapa hari ini saya akan ada tugas keluar kota, jadi untuk sementara tidak bisa menikmati segarnya es tersebut. Dan juga gak bisa moderasikan komen temen2 nih, maaf banget yah.

Potongan rambut dan standar waralaba barbershop

Standar

Inter’s Captain

Kemarin mumpung hari minggu, saya pun turut ayah ke kota, naik delman istimewa dan duduk di muka menggunakan kesempatan ini untuk potong rambut. Karena istri yang biasanya turut serta belum recover sepenuhnya dari sakit sejak persalinan, maka saya sendiri berangkat ke barbershop terkenal di kota ini. Barbershop tersebut adalah waralaba terkemuka dari ahli potong rambut terkenal di indonesia. Namanya pun tidak asing di telinga saya, karena seringnya muncul di media cetak maupun elektronik.

Saat sampai ditempat tersebut saya sedikit gembira karena tidak saya temui antrian yang biasanya memenuhi kursi tunggu barbershop tersebut, yang ada hanya beberapa pegawai yang sedang tidak ada klien duduk di ruangan itu. Setelah saya masuk dan mendaftar, oleh kasir merangkap customer service plus front office saya disuruh menunggu di kursi. Tampak saya lihat di dalam barbershop itu hanya satu yang terisi oleh costumer, selebihnya kosong. Tetapi setelah menunggu lebih dari lima menit saya tidak juga dilayani. Pada tahap ini saya masih berdiam diri, sampai akhirnya nama saya dipanggil untuk segera dilayani.

Dalam kasus potong-memotong rambut saya lebih memilih tukang potong rambut pria daripada yang wanita, bukan karena saya rasis terhadap gender tapi karena saya rasa lebih sreg aja. Kali ini saya memilih potongan rambut biasa, dengan poni yang agak panjang dan bagian sisi kepala tipis serta rambut bagian belakang yang tipis. Selanjutnya rambut disisir miring ke kanan. Potongan ini mengingatkan saya pada pemain bola favorit saya Javier Zanetti. Pada tahap ini tidak terlalu bermasalah, walaupun lebih pendek dari yang saya harapkan, tetapi bisa saya maklumi.

Setelah selesai dipotong saya meminta untuk diberi tonik dan dipijat. Akan tetapi pegawai tersebut langsung memberi tonik, tanpa membersihkan sisa-sisa rambut yang selesai dipotong. Pada bagian ini saya protes karena biasanya sebelum diberi tonik dibilas dulu agar bersih. Tapi ini tidak, dan ketika saya minta dibilas dengan entengnya dia mengatakan ”sudah terlanjur mas, harusnya dari tadi.” seakan-akan itu kesalahan saya yang tidak mengingatkannya. Saya tidak ingin berpanjang lebar masalah ini, langsung saja saya menuju kasir untuk membayar, saya kena chargenya tiga item jasa, gunting, cuci rambut plus tonik, padahal saya menolak untuk cuci rambut dengan shampoo karena saya sudah cuci dirumah. Tapi dengan alasan sudah satu paket maka harus dicharge sebesar itu.

Sebetulnya bukan nominal uang yang saya permasalahkan, akan tetapi buruknya pelayanan barbershop waralaba yang telah termahsyur itu yang menjadi ganjalan. Satu prinsip manajemen dia lupakan, bahwa satu pelanggan kecewa akan berdampak promosi negatif tentang perusahaannya. Apakah waralaba itu tidak termasuk maintain quality control produk dari cabang-cabangnya yang berada di daerah? Ataukah ini mutlak kesalahan personal pegawai dari perusahaan waralaba tersebut? Ataukah standar pelayanan waralaba di negara ini belum merata? Yang jelas dalam hal ini konsumen telah dirugikan, dan hal ini akan berpengaruh pada keinginan untuk kembali menggunakan produk jasa dari perusahaan tersebut.